Mengenai Saya

Hitung

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

TATA IBADAH KELUARGA PUKUL 00.00 MENYAMBUT TAHUN 2016



"TATA IBADAH PUKUL 00.00 MENYAMBUT TAHUN 2016"

A.    Persiapan      : 
Ø  Anggota keluarga mempersiapkan diri...saat teduh (+ 3 menit )
Ø  Ajakan beribadah

B.     IBADAH
1.      Bernyanyi : KJ 3 : 1+3 “ KAMI PUJI DENGAN RIANG ”
Ø   Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar
Bagai bunga t'rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan derita, kebimbangan, t'lah lenyap.
Sumber suka yang abadi, b'ri sinar Mu menyerap.
Ø   Semuanya yang Kau cipta memantulkan sinar Mu.
      Para malak, tata surya naikkan puji bagi Mu.
Padang, hutan dan samud’ra, bukit, gunung dan lembah,
Margasatwa bergembira, 'ngajak kami pun serta.

2.      P    : Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaannya pada Tuhan yang suka
        melakukan kehendakNya setiap saat.
            J     : Sebab Tuhan berkenan kepada orang-orang yang setia dan taat pada hukum-
                    hukumNya.
P    : Ya, Tuhan…..banyaklah yang telah Kau lakukan, perbuatanMu
        yang ajaib dan maksudMu untuk kami..  Tidak ada yang dapat disejajarkan
        dengan Engkau.

J    : (Menyanyikan) Buku Ende No. 70 Naung Salpu Taon Na Buruk I
1.      Naung salpu taon na buruk i, Ho ma hupuji Tuhanki,
Ai diramoti Ho tongtong tondingku dohot dagingkon
Ai diramoti Ho tongtong tondingku dohot dagingkon
2.      O Jesus sai asi rohaM, paian denggan ni basaM
Muse di taon naimbaru on di nasa huriaM tongtong
Muse di taon naimbaru on di nasa huriaM tongtong
            P    : Beginilah firman Tuhan : “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa
                    yang ada padaKu mengenai kamu, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan
                    rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh
                   harapan.”

            J    : Syukur kepada Tuhan yang tidak pernah lupa dan ingkar akan janji-
                    janjiNya.  Haleluya…..
            P    : Kita berdoa : Ya Bapa, hari telah berganti…tahun pun berganti lagi…Banyak hal
                    yang telah Engkau berikan-banyak rahmat yang telah Engkau curahkan atas\
                    hidup kami.  Bagaimana mungkin kami tidak bersyukur dan memujiMu
                    selalu?  Di tahun yang baru ini, ya Tuhan- seperti tahun-tahun yang lalu, kami
                    pun percaya bahwa Engkau telah merencanakan hari-hari yang penuh dengan
                    damai sejahtera.  Karena kami ini anak-anakMu dan kami menaruh harapan
                    sepenuhNya kepadaMu.  Didalam Kristus Yesus, kami berdoa.  Amin.

3.      Bernyanyi : KJ 17. TUHAN ALLAH HADIR

Tuhan Allah hadir, pada saat ini
Hai sembah sujud disini
Diam dengan hormat tubuh serta jiwa,
tunduklah menghadap Dia
Marilah, umatNya, hati mu serahakan
Dalam kerendahan

Tuhan Allah hadir, yang dimuliakan
Dalam sorga siang - malam
"Suci, suci, suci" untuk selamanya
dinyanyikan malak Sorga
Ya Allah t'rimalah, Pujian Jemaat
beserta malaikat


4.    Renungan Singkat ( dibacakan salah seorang )
        Firman Tuhan : Mazmur 23 : 1-6
        Tema  : ALLAH BESERTA KITA

RENUNGAN :
Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yesus Raja Gereja karena Dia memberi waktu dan kesempatan bagi kita menjalani tahun 2015 dan masih diberi kesempatan untuk menikmati perjalanan hidup di tahun yang baru  2016.
01 Januari 2015 s/d 31 Desember 2015 telah kita lewati dengan beragam peristiwa/tantangan, baik ditengah-tengah gereja, keluarga, masyarakat, pekerjaan dan sekolah. Namun tahun 2015 kita lewati dengan penuh sukacita.  Banyak hal yang tidak pernah kita harapkan harus terjadi…akhirnya terjadi juga.  Lalu, saat tahun 2015 kita tinggalkan, dengan lega dan lapang dada  kita mungkin berucap “ Syukur dan terimakasih Tuhan tahun 2015 berakhir – syukurlah tahun yang pahit itu berlalu…”  Sementara itu, bagi beberapa orang mungkin berucap, “ Mudah-mudahan tahun 2016”, keberuntungan tetap menjadi milikku, seperti tahun sebelumnya – atau tahun 2016, kutunggu kebahagiaan yang akan Engkau berikan padaku…”  Inilah kalimat-kalimat yang menjadi perenungan kita untuk menampakkan kepada dunia, apakah kita cukup bersyukur….atau menjadi pesimis akan hidup selanjutnya.
Saudara-saudara yang terkasih, pemazmur 23 malah menceritakan sesuatu hal yang patut kita ketahui – sesuatu hal yang sangat penting.  “Tuhanlah Gembalaku, takkan kekurangan aku…kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan, sepanjang masa.”  Mungkin kita bertanya-tanya, “ Mengapa tahun 2015 merupakan tahun yang buruk bagiku kalau memang benar Tuhan menyertaiku…atau, Mengapa hidupku hancur di tahun 2015 kalau memang Tuhan menjanjikan seperti apa yang Ia firmankan dalam Mazmur 23 ini?…atau, apalagi bencana yang akan kuhadapi di tahun 2016 nanti???
Saudara-saudara yang terkasih, memang benar, sulit untuk memahami rencana Tuhan kalau semuanya itu kita tempatkan sesuai pemikiran/kehendak kita.  Dan, tepat sekali, kalau sesungguhnya tidak satu manusia pun menginginkan yang buruk terulang/lebih parah terjadinya di tahun 2016.  Yang pasti, selama kita masih hidup di dunia ini, persoalan..tantangan…bahkan peristiwa apapun…semuanya harus kita hadapi.
Hanya tak perlu cemas dan takut.  Bukankah Allah sudah membuktikan penyertaanNya disepanjang tahun 2015? Setidaknya, kita tidak dipermalukan, karena Dia – Allah Immauel, selalu beserta kita.  Sebab itu, janganlah takut!  Hadapilah tahun 2016 ini dengan iman yang kuat dan teguh. Percayalah selalu kepada Dia dan setialah bersekutu kepadaNya.  Sebab, Dialah Gembala yang baik, yang tidak pernah meninggalkan domba-dombaNya sedetikpun di dalam hidup para dombaNya.  Karena Ia mengasihi domba-dombaNya dan Dialah pemilik kita (Maz 100:3).
Selamat datang tahun 2016, kusambut engkau dengan penuh sukacita, karena kami punya Yesus yang selalu menyertai kami, baik suka maupun duka sebab Roma 8 : 28 menjanjikan, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

5.    Bernyanyi : KJ. NO.18 ALLAH HADIR BAGI KITA
Allah hadir bagi kita, dan hendak memb'ri berkat
melimpahkan kuasa Rohnya bagai hujan yang lebat
Dengan Roh kudus, ya Tuhan
umatMu berkatilah!
Baharui hati kami, O curahkan kurnia

Allah hadir, sungguh hadir di jemaatNya yang kudus
Biar kasih kurniaNya, menyegarkan kita t'rus
Dengan Roh kudus, ya Tuhan
umatMu berkatilah!
Baharui hati kami, O curahkan kurnia

6.    Doa syafaat

7.     MANDOK HATA



8.    Bernyanyi : KJ 457 : 1-2 “ YA TUHAN TIAP JAM “

        1. Ya Tuhan, tiap jam ‘ku memerlukanMu,
Engkaulah yang memb’ri sejahtera penuh.
Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
‘ku datang, Jurus’lamat, berkatilah!

2. Ya Tuhan, tiap jam dampingi hambaMu;
Jikalau Kau dekat, enyah penggodaku.
Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan;
‘ku datang, Jurus’lamat, berkatilah!



9.    Doa penutup
        - Doa Bapa Kami.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Psikologi Perkembangan



PERIODE PERKEMBANGAN

1. Masa Pranatal (0-9 bulan di dalam kandungan)
    - Periode ini dimulai saat pembuahan sampai dengan kelahiran.
    - Pembawaan lahir (fisik, mental dan kelamin) ditentukan.
    - Pertumbuhan dan perkembangan yang cepat.
    - Kondisi dalam kandungan mempengaruhi potensi bawaan jabang bayi.
    - Sikap orang dapat mempengaruhi jabang bayi.

2. Masa Neonatal (0-2 minggu setelah lahir)
    - Periode yang tersingkat (periode Partunate= 0-30 menit setelah lahir) dan periode Neonate= 0-2 minggu setelah lahir).
    - Bayi menyesuaikan dengan lingkungan yang radikal (periode yang berbahaya).
    - Terhentinya perkembangan untuk sementara.
    - Memberi petunjuk tentang apa yang diharapkan akan terjadi pada perkembangan selanjutnya.
3. Masa Bayi (0-2 tahun)
    - Pola perilaku, sikap dan pola ekspresi terbentuk.
    - Pertumbuhan dan perubahan berjalan cepat.
    - Berkurangnya ketergantungan.
    - Meningkatnya individualitas.
    - Permulaan sosialisasi.
    - Permulaan berkembangnya penggolongan peran seks.
    - Permulaan kreativitas.
4. Masa kanak-kanak awal (2-5 tahun)
    - Bagi orang tua merupakan usia yang mengundang masalah, usia mainan.
    - Bagi pendidik merupakan masa usia prasekolah.
    - Bagi pakar psikologi merupakan usia kelompok, usia menjelajah, usia bertanya, usia meniru, usia kreatif.
5. Masa kanak-kanak akhir (5-9 tahun)
    - Bagi orang tua merupakan usia yang menyulitkan, usia tidak rapi, usia bertengkar.
    - Bagi pendidik merupakan usia sekolah dasar, periode kritis dalam dorongan berprestasi.
    - Bagi pakar psikologi merpakan usia berkelompok, usia penyesuaian diri.
6. Masa puber (9-12 tahun)
    - Periode tumpang tindih (di antara masa anak-anak akhir dan masa remaja awal).
    - Periode yang singkat (2-4 tahun).
    - Bukan lagi seorang anak-anak tapi juga belum remaja (=masa prapuber).
    - Kematangan seksual muncul (= masa puber).
    - Ciri-ciri seks sekunder muncul (= masa prapuber).
7. Masa remaja (12-16 tahun)
    - Periode yang penting karena berakibat langsung terhadap sikap dan perilaku.
    - Periode peralihan sehingga terdapat keraguan akan peran yang harus dilakukan.
    - Periode perubahan (fisik dan perilaku).
    - Usia bermasalah.
    - Remaja mulai mencari identitasnya.
    - Usia yang menimbulkan ketakutan.
    - Masa yang tidak realistik.
    - Ambang masa dewasa yang mengakibakan remaja mulai berperilaku seperti orang dewasa.
8. Masa dewasa awal (16-30 tahun)
    - Masa pengaturan yaitu mulai mengatur karir.
    - Usia reproduktif yang ditandai dengan pernikahan.
    - Masa bermasalah (mengenai perkawinan atau karier).
    - Timbul ketegangan emosional.
    - Mengalami keterasingan sosial.
    - Masa komitmen untuk menentukan pola hidup baru.
    - Masa ketergantungan (kadang masih bergantung kepada orang tua).
    - Pandangan yang berbeda akibat perubahan nilai.
    - Menyesuaikan diri dengan cara hidup baru.
    - Masa kreatif.
9. Masa dewasa paruh baya (30-60 tahun)
    - Periode yang sangat ditakuti (karena kerusakan mental dan fisik dan berhentinya reproduksi).
    - Melakukan penyesuaian diri terhadap perubahan jasmani yang mulai menurun.
    - Masa stress.
    - Usia yang berbahaya (karena fisik yang menurun).
    - Usia canggung (tidak muda tapi juga tidak tua).
    - Masa berprestasi (kebanyakan orang mencapai prestasinya pada masa ini).
    - Mengevaluasi  prestasi berdasarkan aspirasinya.
    - Dievaluasi dengan standar ganda (bagi wanita dan bagi laki-laki).
    - Masa sepi.
    - Masa jenuh.
10. Masa lanjut usia (di atas 60 tahun)
    - Periode kemunduran fisik dan mental.
    - Adanya perbedaan individual pada efek menua.
    - Usia tua dinilai dengan kriteria yang berbeda (dari penampilan dan kegiatan fisik).
    - Adanya stereotipe orang lanjut usia yang berbeda-beda.
    - Sikap sosial terhadap usia lanjut tidak menyenangkan.
    - Orang usia lanjut mempunyai status kelompok minoritas.
    - Menua membutuhkan perubahan peran.
    - Penyesuaian diri yang buruk.
    - Keinginan menjadi muda kembali sangat kuat.

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN
Menurut Havighurst tugas-tugas perkembangan pada setiap individu adalah:
1. Masa bayi dan masa kanak-kanak awal
    - Belajar memakan makanan padat.
    - Belajar berjalan.
    - Belajar berbicara.
    - Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh.
    - Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya.
    - Mempersiapkan diri untuk membaca.
    - Belajar membedakan benar dan salah, dan mulai mengembangkan hati nurani.
2. Masa kanak-kanak akhir
    - Belajar keterampilan fisik yang diperlukan untuk bermain.
    - Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri.
    - Belajar menyesuaikan diri dengan teman sebaya.
    - Mulai mengembangkan peran sosial pria dan wanita.
    - Mengembangkan keterampilan dasar untuk membaca, menulis dan berhitung.
    - Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.
    - Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, tatakrama dan tingkatan nilai.
    - Mengembangkan sikap terhadap kelompok sosial dan lembaga.
    - Mencapai kebebasan pribadi.
3. Masa remaja
    - Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya.
    - Mencapai peran sosial pria dan wanita.
    - Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif.
    - Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung sosial.
    - Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya.
    - Mempersiapkan karier ekonomi.
    - Mempersiapkan perkawinan dan keluarga.
    - Memperoleh perangkat nilai dan sistem etika sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi.
4. Masa dewasa awal.
    - Mulai bekerja.
    - Memilih pasangan.
    - Belajar hidup dengan tunangan.
    - Mulai membina keluarga.
    - Mengasuh anak.
    - Mengelola rumah tangga.
    - Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara.
    - Mencari kelompok sosial yang menyenangkan.
5. Masa usia paruh baya
    - Mencapai tanggung jawab sosial dan dewasa sebagai warga negara.
    - Membantu anak-anak remaja belajar menjadi orang dewasa yang bertanggungjawab dan bahagia.
    - Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu luang.
    - Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai individu.
    - Menerima dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan fisik.
    - Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karier pekerjaan.
    - Menyesuaikan diri dengan orang tua yang semakin tua.
6. Masa tua
    - Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan.
    - Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya penghasilan keluarga.
    - Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup.
    - Membentuk hubungan orang-orang seusia.
    - Membentuk pengaturan kehidupan fisik yang memuaskan.
    - Menyesuaikan diri dengan peran sosial secara fleksibel.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0